Senin, 22 Oktober 2012

Biarkan Tenggelam

Ku biarkan rasaku mengalir lembut bagai air
Mengalir menembus relung
Hanyut dan tenggelam dalam belenggu samudra
Lenyap dihempas gelombang yang mencakar hati

Ku biarkan cintaku usang dimakan zaman, dan gersang bagai rerumputan
Ku biarkan kau pergi tuk kebahagiaan, dan
Ku relakan kau tuk tepaskan penderitaan

Terimakasih tuk cinta yang pernah kau berikan
Ku tak akan kembalikian
Biarkan ku simpan dalam kerinduan
Yang mungkin mengerikan

Biarkan cinta itu jadi kenangan dimasa yang kan datang
Bahwa kau pernah menangkan
Walau hanya sementara dalam dekapan

Biarkan jadi pelajaran dalam kehidupan
Jadi kembang lamunan
Ku harap kau kan bertahan tuk temukan keajaiban
Semoga kau bahagia dalam perjalanan

Faijah Ida Fatmawati / 11003241/ D

Kamis, 11 Oktober 2012

ketika tangan dan mata berbicara, tak ada lagi yang mampu berdusta.
ketika tangan dan mata bertindak, tak ada lagi yang mampu menolak.

tangan isyaratkan fakta dan mata isyaratkan hati, kau tak mampu mengelak lagi.
tangan dan matamu berkata Dia-lah segalanya yang mampu membuat cerita, yang mampu membaca semua yang kau punya...


umbulharjo, yogyakarta, 11/10/2012

Jumat, 14 September 2012


Dirinya.

Sakit bila ku ingat namanya

Sakit bila ku ingat wajahnya
Sakit bila ku ingat sayangnya
Sakit bila ku ingat cintanya
 

Sebaiknya rasaku tak pernah sampai padanya
Agar ku tak rasakan sakit karenanya

Rasa yang ku rasakan padanya serasa sia-sia
Tiada akhir yang bahagia
 

Ku sakit karenanya
Derita karena cintantya
Sulit dilupakan kasihnya
Sulit dilupakan jika ku terus bertemu bayangnya
 

Tuhan bawa aku pergi darinya
Bawa aku tuk lepaskan dirinya
Agar ku tak rasakan lagi sakit karena mengingatnya
Tuhan bantu aku tuk bisa lupakannya

Sabtu, 23 Juni 2012

dia

tuhan bawa aku pergi darinya
bawa aku tuk lepaskan dirinya
agar ku tak rasakan lagi sakit karena mengingatnya
tuhan bantu aku tuk bisa lupakannya

hAmpa

sendiri ku rasakan sepi
hari ini kau tak disini
tak bisa kurarapkan kembali
menemani hari - hari yang sunyi

Selasa, 19 Juni 2012

bUndA MawAR

bunda bagaikan mawar yang selalu menebarkan keharumannya sepanjang hidup...

mawar memberiku impian baru
mawar memberiku anugerah baru
mawar selalu membaruiku dengan hati bagai salju

bunda harummu takkan terganti

walau maut menanti
ku takkan berhenti
tuk selalu mencintai

mawar tubuhmu memang berduri

tapi harummu takkan tertandingi
walaupun hari berganti
kau kan teruskunanti

bunda mawar...
kau kan selalu dihati sampai ajal nanti

Sabtu, 26 Mei 2012

RAPUH



Kehidupan manusia memang tak selamanya indah,
Tak selamanya mudah,
Kadang gundah, kadang payah
Tapi hidup mengajarkan kita tuk jangan pernah menyerah
Walau susah, walau lelah mengahantui
Tak boleh sekalipun tuk berhenti
Karena masa depan menanti
Dengan kerelaan hati, pasti kan didapati segala yang menjadi impi