Malaikat dan Bidadari
Ketika ku
ratapi wajahmu yang kian renta
Raga ini
meronta tak kuasa menahan asa
Sesal yang
mencekal
Kelu yang
kelabu
Melambungkanku
pada masa lalu
Kecil
Mungil
Bidadari itu
menggenggam erat tangan ini
Penuh kasih
menuntunku ke jalan putih
Malaikat
menggendongku kuat
Mengajarkanku
perih
Kini
Ketika tangan
ini mampu mengukir diri
Sayangmu tak
pernah terhenti
Bahkan,
ketika hati ini layu doamu tetap menggebu
Kalian bukan
hanya bidadari dan malaikat yang menyinariku
Kalian bukan
hanya bidadari dan malaikat yang telah mengantarkanku pada mimpi indahku
Tapi, kalian
adalah anugerah terindah dalam hidupku
Dulu, kini,
nanti dan untuk selamanya dalam hati
‘idjah.29/11/12
garuda-jogja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar