Belenggu Rumah Baru
Ku datangi setiap rumah yang kulalui
Mencoba tuk masuki hati
Tapi, semua tak berarti
Hadirku tak dikehendaki
Kucoba tuk mengerti semua yang terjadi
Mencoba bertahan
Walau panah menghujam tenang
Mengapa rumah itu begitu kelam?
Bagai malam tanpa bulan
Sepi tak ada harapan
Sunyi tanpa kedamaian
Dimana rumah idaman?
Rumah yang penuh kehangatan
Rumah yang penuh harapan
Hmm.
Ternyata semua itu hanya angan
Rumah yang kurindukan
Tak pernah mengharapkanku datang bertandang
Haruskah ku bertahan
Dalam rumah belenggu yang kelam?
27/12/12.’idjah.garuda-jogja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar